I’m NOT a Princess

Nama Author : Rainy Mochi
Rating : PG-15
Cast : kim heechul, choi siwon, Hangeng , song HyeKyu (fict) and Song JiHee (fict)

I’M NOT A PRINCESS

-HyeKyu POV-

Aku tidak tahu apa yang sedang kupikirkan saat menyetujui rencana gilanya. Sepertinya aku memang gila.
“HyeKyu, bagaimana penampilanku”
“omona…. Kau benar-benar ,,, cantik” kataku memuji.
“hahaha, jadi, kapan kau mengajakku ke dorm mu?”
“mwo?? Kau benar-benar ingin tinggal di dorm ku?”
“ne, bukankah kemarin kau sudah menyetujuinya?”
“aku pikir kau hanya bercanda.”
“hanya 2 minggu sampai aku kembali lagi ke Australia”
“tidak lebih dari itu” kataku
“ne, tidak lebih” dia menyetujuinya
===============

“Ji Hee,kita kedatangan anggota baru” kataku berteriak saat masuk kedalam dorm. Ji hee muncul dari balik pintu kamar mandi. Dia baru selesai mandi.
“siapa?” tanyanya.
“tunggu, akan kubawa dia masuk” HyeKyu keluar lalu masuk kembali bersama seseorang.
“ini dia anggota dorm kita. Taraaa”
“cantik sekali. Song Ji Hee imnida” kata Ji Hee memperkenalkan diri.
“Heesica imnida” balas orang tersebut.
“semoga kita bisa berteman dengan baik”
“Ne, tentu saja” kata HyeKyu bersemangat.
“ayo, aku ajak kau berkeliling sekolah ini” Kata HyeKyu menarik Heesica.
==============

Mereka berdua berjalan menuju taman yang membatasi dorm cewek dengan dorm cowok.
“kau harus ingat perjanjian kita” kata HyeKyu mengawali pembicaraan.
“ne, aku akan menjaga sikap.”
“contohnya”
“aku tidak akan mencuri kesempatan untuk mengintip kau dan Ji Hee saat mandi atau ganti baju”
“lalu?”
“aku tidak akan jalan-jalan sendirian”
“lalu?”
“aku tidak boleh mengatakan jika kau adalah sepupuku”
“lalu?”
“aku tidak … tidak …”
“tidak akan membuat cowok jatuh cinta padamu” lanjut HyeKyu
“Ne, aku mengerti. Kau takut semua cowok akan menyukaiku bukan? Dengan begitu kesempatanmu punya pacar bisa musnah” Dia tertawa
“bukan begitu pabo, kau ini cowok, Heechul.sadarlah” Kata HyeKyu menjitak kepala Heechul.
“yaa,, kenapa memukulku?”
“biar kau sadar. Aku benar-benar sudah gila membiarkanmu tinggal di dormku” kata HyeKyu memukul kepalanya sendiri.
“HyeKyu-ah” teriak seseorang. HyeKyu dan heechul menghentikan langkahnya dan menoleh ke sumber suara.
“siwon oppa” kata HyeKyu
“annyeong” sapa Hangeng membungkukkan badan. HyeKyu membalas membungkuk.
“sedang apa disini?”
“hanya berjalan-jalan dengan sep.. maksudku anngota dormku yang baru”
“Annyeong Haseyo”kata Heesica menyapa Siwon dan Hangeng.
“Annyeong”
“Hangeng imnida”
“Choi Si Won imnida”
“Heesica imnida” katanya lalu tersenyum manis. HyeKyu menggerutu melihat sikap sepupunya itu.
“oh, jadi kamu, murid dari Australia itu” kata Siwon
“oppa tahu dari mana?” Tanya HyeKyu terkejut
“kau lupa siapa sahabatku ini?” Tanya Hangeng
“oh iya, aku lupa. Oppa kan anak kepala sekolah” kataku nyengir.
“oppa, bisa minta foto kalian?” pinta heesica. HyeKyu terbelalak.
“eh, untuk apa?” Tanya Hangeng
“jebal” kata Heesica penuh harap.
“Ne” kata Hangeng.
“HyeKyu, tolong ambilkan foto untukku” HyeKyu hanya menggerutu dalam hati. Pertama, Heesica foto dengan Hangeng, lalu dengan Siwon, setelah itu dengan mereka berdua.
“sekarang gantian. Siwon oppa, kesini” Heesica menyuruh Siwon mendekat dan menariknya berdiri disamping hyekyu. Wajah HyeKyu langsung bersemu merah.
“kenapa aku juga?” protes HyeKyu. namun Heechul mengabaikannnya.
“senyum dong. Oppa, mendekatlah sedikit” Siwon mendekat, jantung HyeKyu semakin deg-degan. ‘mati kau Heechul’ katanya dalam hati.
“sudah, kamsahamnida oppa, kami pergi dulu” kata Heesica lalu meninggalkan Siwon dan hangeng.
===================

Sesampainya HyeKyu dan Heesica di dorm.
“kalian jahat, kemana saja kalian. Aku ditinggal” kata Ji hee cemberut.
“aku hanya menunjukkan lingkungan sekolah kepadanya. Lagian kau tadi baru selesai mandi, jika menunggumu dandan aku akan jamuran” kata HyeKyu.
“hyeKyu, pinjam HP mu” kata Heesica. Tanpa banyak kata, Hyekyu menyerahkan HPnya
“aku mau mandi” kata HyeKyu lalu masuk kedalam kamar mandi.
“Ji Hee, boleh aku bertanya padamu?” kata Heesica
“soal apa?”
“apa HyeKyu menyukai Siwon oppa?” Ji Hee tersentak mendengarnya.
“dari mana kau tahu itu?”
“oh, jadi benar ya?” Heesica tertawa cekikikan *udah kayak mak lampir aja*
“HyeKyu memberitahumu?” Tanya Ji Hee
“aniyo” jawab Heesica lalu meninggalkan Ji Hee yang masih bingung.
=======================

“bagaimana menurutmu?” Tanya hangeng
“apanya?” Tanya Siwon tidak mengerti
“Heesica. Dia cantik bukan?”
“oh, yeoja itu. ya, dia cantik. kenapa? Naksir?” Tanya Siwon
“memangnya kau tidak?”
“tidak juga.”
“yaa,,, apa maksudnya tidak juga? Kau menyukainya atau tidak?”
“hahaha, memangnya kenapa kalau aku menyukainya?” Tanya Siwon memancing.
“kita bersaing secara adil” Kata Hangeng serius
“kau yakin?”
“ne,”
“ayo main Goblin kkae bi kkae bi *permainan gunting batu kertas ala korea –nonton Super junior Full house*” ajak Siwon
“what for?” Tanya hangeng dalam bahsa inggris *ceile,, gaya amat bang*
“siapa yang menang, dia yang boleh PDKT dengan Heesica”
“ne, kaja” kata hangeng bersemangat.

Ronde pertama : Siwon Win

Ronde kedua : Siwon win

Ronde Ketiga : Hangeng win

Ronde keempat : Hangeng win

Ronde kelima : . . seri . .

“ayo main lagi”
“ani” kata Siwon menolak
“waeyo?”
“ambil saja si Heesica itu, aku Cuma pura-pura suka padanya hanya untuk menggodamu. Kudo’akan kau berhasil” kata Siwon lalu masuk ke dalam kamar mandi.
================

“annyeong, Heesica imnida!!!” sapa Heesica di kelas barunya.
“kau boleh duduk disamping choi ji ra” kata songsaenim.
Heesica berjalan ke arah yang ditunjuk songsaenim-nya.
“kita lanjutkan pelajarannya”
===============

Saat jam istirahat, HyeKyu dan Ji Hee duduk di bangkunya. Mereka berdua tidak pergi ke kantin karena masih harus mencatat materi di papan tulis. Tiba-tiba seseorang menghampiri mereka berdua.
“Ji Hee, HyeKyu” panggil orang itu. mereka berdua mengadahkan kepala.
“oppa” kata Ji hee terkejut
“mianhe mengganggu kalian” kata Hangeng
“gwen,,” belum sempat HyeKyu menjawab, Ji Hee sudah menjawab secepat kilat.
“gwencana oppa, ada apa?” HyeKyu menatap Ji Hee dalam, lalu dia tersenyum.
“aku mau ke toilet dulu” HyeKyu berdiri meninggalkan mereka berdua. Di belakang Hangeng, HyeKyu mengedipkan mata kea rah Ji Hee. Ji Hee jadi malu pada sahabatnya itu.
“oh, begini.. emmm, bagaimana ya cara ngomongnya” kata Hangeng gugup
“waeyo oppa? Oppa mau ngomong apa?” Ji Hee menjadi deg-degan. ‘apa dia akan menembakku?’ Ji Hee berkhayal dalam hati.
“bolehkah aku,,,,” hangeng menahan kalimatnya. ‘menjadi pacarmu’ Ji Hee meneruskan dalam hati.
“bolehkah aku,, meminta nomor hp Heesica?” *CccTtTAaARRRRR* Ji Hee seperti terlempar ke dalam jurang. Hangeng menemuinya hanya untuk mendapatkan nomer Heesica. ‘what the hell ????’
“mwo??” Ji Hee tidak percaya dengan kalimat yang baru didengarnya.
“aku minta nomer Heesica, boleh kan?” Hangeng memelas. Kali ini Ji hee merasa jatuh ke Air terjun Niagara.
“oh, Cuma itu saja?” Tanya Ji Hee
“ne, jebal” dengan senyum terpaksa Ji Hee mengeluarkan HP dari tasnya dan memberikan Hangeng nomor telpon Heesica.
“kamsahamnida” kata Hangeng lalu pergi meninggalkan Ji Hee yang diam terpaku *shock*.
=========================

“Heesica” panggil seseorang, heesica menoleh dan mendapati Hangeng berlari ke arahnya.
“oppa, ada apa?”
“mm, apa kau ada acara malam ini?” Tanya hangeng ragu. Heesica tertawa dalam hati.
“sepertinya tidak, waeyo oppa?”
“nonton film yuk” ajak Hangeng.
“boleh”
“aku tunggu di taman jam 7” kata hangeng senang.
“ne, aku masuk kelas dulu oppa” kata Heesica pergi meninggalkan Hangeng yang masih senyum-senyum sendiri.
=========================

“kenapa sih kau ini? Eneg taug liat wajahmu kusut begitu” kata HyeKyu pada Ji Hee. Tapi dia tidak menjawab.
“aish,, terserah kau sajalah” kata HyeKyu cuek
Ring – Ding – Dong – Ring – Ding – Dong *bel pulang sekolah*
“ayo pulang!” ajak HyeKyu lalu berdiri dari kursinya.
“kyaaa, HyeKyu” teriak Ji Hee tiba-tiba lalu menyeretku kembali duduk. Anak-anak sekelas memandang Ji Hee dengan heran.
“kenapa sih kau ini, jangan teriak-teriak gitu dong” omel HyeKyu.
“ya,, seharusnya kau berterima kasih kepadaku”
“mwo?? Untuk apa?” Tanya HyeKyu heran
“lihatlah rok belakangmu, penuh darah, kau sedang PMS?” Tanya Ji hee mengecilkan volume suaranya.
“mwo??? Aniyo, aku sedang tidak PMS kok” bantah HyeKyu.
“lihatlah sendiri” HyeKyu melihat rok belakangnya, noda merah menempel lebar di roknya. Wajahnya langsung pucat.
“bagaimana ini?” Tanya HyeKyu gelisah
“kita sama-sama tidak bawa jaket, tas juga tidak cukup untuk menutupinya, kau ini bagaimana sih, apa kau tidak menyadarinya?” kata Ji Hee mengomel tapi masih dalam volume kecil.
“aniyo” jawab HyeKyu lemas.
“tunggulah disini, akan kuambilakan jaket di dorm” usul Ji hee
“kau mau meninggalkanku?”
“lalu bagaimana kau bisa pulang dengan keadaan seperti ini?” hyeKyu menggeleng tidak tahu.
“tunggulah disini. aku akan kembali secepat mungkin.aku janji” Kata Ji Hee lalu berlari keluar kelas. Teman-temannya yang lain satu persatu keluar dari kelas. Beberapa ada yang mengajak Hyekyu pulang bareng, namun dengan terpaksa HyeKyu menolak dengan halus. Sekarang dia sendirian di kelas, tak beranjak sedikitpun dari kursinya.
“aish, malangnya nasibku ini” kata HyeKyu sebal.
==================

Langkah Ji Hee terhenti saat melihat 2 orang sedang asyik bercanda di ayunan taman. Hatinya perih. Ia berharap tidak melihat kejadian itu, namun terlambat. Air matanya mulai menetes satu demi satu. Dengan cepat ia meninggalkan taman itu dan berlari menuju dormnya. Sesampainya di dorm ia malah menangis melihat kejadian tadi. Ji Hee melupakan janjinya …..
===============

“aish, anak itu lama sekali” Hyekyu mengomel , sudah setengah jam ia menunggu Ji Hee. Namun orang yang ditunggunya tak kunjung datang. Padahal jarak dorm dan sekolah bisa ditempuh dalam waktu kurang dari 10menit jika jalan kaki.
Hyekyu bertekat untuk pulang. Baru saja ia beranjak dari kursinya, seseorang masuk kelas.
“kau lama sek…” HyeKyu menghentikan kalimatnya.
“siwon oppa, apa yang kau lakukan disini?” Tanya HyeKyu terkejut melihat siwon yang masuk ke dalam kelasnya, bukan Ji Hee. Ia segera duduk kembali.
“oh, setiap seminggu sekali aku mengambik daftar absen untuk diserahkan pada kepala sekolah kau kenapa masih ada disini? kelas sudah bubar setengah jam yang lalu bukan?” Tanya Siwon, Hyekyu bingung.
“oh, eh, aku,, sedang menunggu Ji Hee” kata Hyekyu sambil menggaruk-garuk kepala.
“kenapa menunggu disini?” Tanya Siwon sambil berjalan kearah HyeKyu.
“eh,,aku,,emm,” Hyekyu bingung harus berkata apa. Dalam hati ia terus-terusan mengutuk Ji Hee, dia janji akan cepat kembali tapi sampai sekarang belum kembali juga.
“waeyo? Ada yang kau sembunyikan?”
“eh, aniyo, lebih baik oppa selesaikan tugas oppa dulu”
“aku bisa mengerjakannya nanti, masih ada banyak waktu. Aku akan menemanimu sampai Ji Hee kembali” HyeKyu menelan ludahnya, ‘matilah riwayatmu Song HyeKyu’
“oppa tidak perlu menungguku, sebentar lagi Ji hee pasti datang. Aku akan menelponnya” HyeKyu mengeluarkan HP nya dan ia langsung tersentak melihat wallpaper HP nya. Foto dirinya bersama siwon kemarin. ‘Heechul, mati kau nanti’ umpat HyeKyu dalam hati.
“waeyo?” Tanya siwon melihat ekspresi HyeKyu yang tiba-tiba berubah.
“oh, aniyo” kata Hyekyu menyembunyikan HP nya. Ia tidak jadi menelpon JI Hee.
Dengan tekat baja *ceileh bahasae* HyeKyu memberanikan diri untuk pulang, ia akan menutupi bekas darahnya dengan tasnya.
“oppa, aku pulang saja, sepertinya Ji Hee tidak jadi datang” kata HyeKyu beranjak dari kursi, tas selempangannya ia taruh belakang menutupi noda di roknya. Siwon ikut berdiri.
“ne, hati-hati di jalan” katanya lalu tersenyum. HyeKyu berjalan hati-hati melewati Siwon.

__Siwon POV__

Aku terkejut melihatnya. bel pulang sekolah sudah berbunyi setengah jam yang lalu. teman-temannya juga sudah pulang semua, tapi kenapa dia masih ada didalam kelasnya? Sendirian pula.
“siwon oppa, apa yang kau lakukan disini?” tanyanya terkejut menyadari kedatanganku.
“oh, setiap seminggu sekali aku mengambik daftar absen untuk diserahkan pada kepala sekolah kau kenapa masih ada disini? kelas sudah bubar setengah jam yang lalu bukan?”
“oh, eh, aku,, sedang menunggu Ji Hee”
“kenapa menunggu disini?”
“eh,,aku,,emm,”
“waeyo? Ada yang kau sembunyikan?” tanyaku menyelidik
“eh, aniyo, lebih baik oppa selesaikan tugas oppa dulu”
“aku bisa mengerjakannya nanti, masih ada banyak waktu. Aku akan menemanimu sampai Ji Hee kembali”
“oppa tidak perlu menungguku, sebentar lagi Ji hee pasti datang. Aku akan menelponnya” dia mengeluarkan HPnya lalu tiba-tiba memasukkannya kembali.
“waeyo?”
“oh, aniyo”
“oppa, aku pulang saja, sepertinya Ji Hee tidak jadi datang” dia beranjak pergi. Aku memandanginya berjalan keluar kelas. Entah Cuma perasaanku saja atau itu memang benar ya? Aku berjalan dibelakangnya untuk memastikan. Ternyata benar, aku tak salah lihat. Di roknya ada noda yang sangat lebar. Aku tersenyum geli dalam hati.

__Siwon POV end__

Siwon melepas jaket yang tadi dipakainya.
“HyeKyu” panggil Siwon, HyeKyu berbalik. Siwon melingkarkan jaketnya dipinggang HyeKyu.
“begini lebih baik bukan?” Tanya Siwon,
“oppa,,” HyeKyu menunduk, malu sekali rasanya,
“cepatlah pulang. Aku janji tidak akan mengatakan hal ini pada siapapun” kata Siwon tersenyum.
“kamsahamnida” HyeKyu membungkuk dan berlalu.
====================

Heesica masuk kedalam dorm. Dilihatnya Ji Hee sedang menangis tersedu-sedu di tempat tidur. Heesica menghampirinya.
“kau menangis? Waeyo?” Tanya Heesica
“jangan dekat-dekat denganku. Aku benci padamu” Ji Hee membentak Heesica.
“apa salahku?” Tanya Heesica heran
“kau masih berani bertanya? Pergi kau dari sini! Aku tak sudi satu dorm denganmu”
“tunggu, jelaskan padaku, apa salahku” Heesica bingung. Ji Hee mengubah posisi tubuhnya menjadi duduk menghadap Heesica.
“tega sekali kau merebut hangeng oppa dariku” Kata Ji Hee masih menangis.
“apa maksudmu? Aku tak merebutnya” Heesica menyangkal.
“lalu apa? Pagi ini dia menemuiku hanya untuk meminta nomor telponmu. Lalu pulang sekolah kalian asyik mengobrol di taman. Hatiku sakit melihatnya, kau dengar itu? sakitt!!!” kata Ji Hee emosi.
Heesica yang mendengarnya jadi tertawa. Ji Hee memukulnya dengan bantal.
“kenapa kau malah tertawa?”
“kau cemburu?”
“tentu saja, sudah lama aku menyukai oppa, tapi kenapa malah dia menyukaimu?”
“kau ingat baik-baik perkataanku ini ya? Aku dan dia tidak akan pernah pacaran, tidak akan pernah dan tidak akan bisa” Heesica menekankan kata-katanya.
“waeyo” Tanya Ji Hee heran
‘karena aku laki-laki normal yang masih suka perempuan’ jawab Heesica dalam hati.
“btw, dimana HyeKyu?” pertanyaan Heesica membuat Ji Hee teringat sesuatu.
“HyeKyu!!!tidakkkk!!!” Ji hee langsung lompat dari tempat tidur dan mengambil jaketnya. Ia berlari keluar kamar. Heesica yang melihatnya jadi bingung. Tepat saat Ji Hee membuka pintu, HyeKyu sudah ada di depannya.
“HyeKyu” kata Ji Hee terkejut
“mwo?? Kaget aku ada disini?” HyeKyu berkata dengan sinis lalu masuk kedalam kamar.
“ah, HyeKyu-ah, jeongmal mianhe, aku lupa,, dan jaket siapa yang kau pakai itu?”
“kau tak perlu tahu”
==================

sudah 10 hari sejak Heechul menyamar jadi Heesica dan tinggal satu dorm dengan Hyekyu dan Ji hee. Rahasia masih tersimpan rapat.
“dimana Heesica?” Tanya hyeKyu pada Ji Hee yang sedang asyik menggambar.
“molla”
“aish,, orang itu” HyeKyu mengeluarkan HPnya. Wallpapernya masih sama, meskipun memalukan, tapi HyeKyu menikmati jika melihatnya. Dia mengirimkan SMS kepada Heesica menanyakan keberadaannya. Tak lama, sebuah balasan muncul.

#aku sedang kencan dg Hangeng. Haha. .sebentar lagi kami akan pulang#
HyeKyu shock membaca pesan itu. dengan cepat ia membalas.

#kau melanggar janjimu!! Pulang SEKARANG!!!#
Heesica membalas

#kami sudah ada di taman.sebentar lagi pulang#

HyeKyu segera berlari menuju taman. Karena tidak hati-hati ia menabrak seseorang.HyeKyu terjatuh sementara orang yang ditabraknya masih berdiri kokoh.
“ah, jeongmal mianhe” kata HyeKyu sambil berdiri.
“HyeKyu, kenapa kau berlari didalam lorong? Itu melanggar peraturan” kata seseorang yang ditabraknya.
“ah, siwon oppa. Kumohon jangan hukum aku. Aku sedang buru-buru.” Kata HeKyu memelas.
“ada apa?apa penting sekali?” Tanya siwon heran
“ne, sangat penting.”
“mwo?”
“Hangeng oppa berkencan dengan Heesica” kata HyeKyu membuat Siwon tertawa.
“kenapa oppa malah tertawa?”
“kau kenapa? biarkan saja mereka berkencan? Hangeng menyukai heesica. Kau cemburu?”
“mwo??? Hangeng oppa menyukai Heesica??”
“waeyo? Tidak ada salahnya bukan, menyukai seseorang?”
“salah besaar jika yang disukai Hangeng oppa adalah Heesica” kata HyeKyu berapi-api
Siwon masih belum mengerti. Dia menunggu penjelasan dari HyeKyu.
“akan kujelaskan lain waktu. Aku harus menghentikan semua ini” kata HyeKyu sambil berlari ke taman, dia celingukan mencari Heesica dan Hangeng.
======================

“Heesica”
“ne,”
“saranghaeyo” kata hangeng tepat dihadapannya. Heesica melongo mendengar Hangeng mengutarakan cinta kepadanya. ‘Eottokajo??’
“oppa” Hangeng mulai mendekatkan wajahnya. Heesica berkeringat dingin. ‘jangan-jangan hangeng mau menciumku’ kata Heesica dalam hati. ‘god, kirimkan aku malaikatmu’ pinta heesica dalam hati.
Wajah hangeng semakin dekat, ,
“yaaaa,,,,, apa yang kalian lakukan??” teriak seseorang. Suaranya sangat lantang. Hangeng terkejut dan segera mundur beberapa langkah.
“Hyekyu” kata Heesica lalu berlari kearah HyeKyu.
“oppa, apa yang kau lakuakan pada Heesica?” Tanya Hyekyu.
“tenanglah HyeKYu” kata Siwon yang tiba-tiba datang.
“bagaimana aku bisa tenang. Temanmu baru saja ingin mencium temanku”
“Hyekyu-ah, tenanglah dulu” Heesica mencoba menenangkan sepupunya itu.
“tenang? Setelah kau melanggar janji-janjimu, kau menyuruhku untuk tenang?” HyeKyu beralih memandang Heesica.
“kau kenapa sih?” hangeng angkat bicara.
“mulai sekarang oppa tidak boleh mendekati Heesica lagi” ancam HyeKyu pada Hangeng.
“waeyo? Aku mencintainya” kata hangeng.
“cinta? Oppa mencintainya?oppa tidak boleh mencintainya”
“kenapa tidak?”
“pokoknya tidak boleh”
“aku tetap mencintainya”
“tidak boleh” terjadi adu mulut antara Hyekyu dan Hangeng.
“waeyo?”
“karena dia laki-laki” kata HyeKyu lantang. Lalu cepat-cepat menutup mulutnya.
Heesica melotot tajam ke arahnya. HyeKyu merasa bersalah.
“apa yang kau bilang tadi?” Hangeng shock mendengarnya.
“HyeKyu-ah, jangan bercanda” kata Siwon. Hyekyu masih terdiam.
“yaaa,,,, Song Hye Kyu, apa yang kau katakan?” bentak Hangeng. Hangeng maju kearahnya namun lengannya di tahan Siwon.
HyeKyu mulai menangis, ia takut.
“Hangeng, jangan membentaknya” kali ini Heesica berbicara dengan nada laki-laki ,mengagetkan Hangeng dan juga Siwon.
“kau??benar laki-laki??”kata Hangeng tak percaya.
“ne” jawab Heesica tegas. Hangeng seketika rubuh.
“oppa, mianhe” kata HyeKyu terisak. Siwon menghampiri Hyekyu.
“kuantar kau ke dorm, biar Hangeng dan Heesica atau siapalah nama laki-laki itu menyelesaikan urusannya” Siwon menarik lengan HyeKyu dengan lembut.
====================

“oppa, maafkan aku”
“berhentilah menangis dulu”kata Siwon
“aku sudah membuat kesalahan yang besar” kata HyeKyu sesenggukan.
“jangan menangis lagi, jebal” pinta siwon. Hyekyu mencoba untuk berhenti menangis.
====================

“hangeng, jeongmal mianhe”
“untuk apa kau minta maaf?”
“sudah menipumu dan semuanya”
“aku memang pabo. Bisa-bisanya aku jatuh cinta pada kau yang kuanggap benar-benar perempuan”
“Hangeng, jangan menyalahkan dirimu sendiri.”
“huh, tak kusangka. Tapi kau memang benar-benar cantik jika menjadi perempuan.”
“ya, aku tahu itu.kau sudah tidak marah padaku?”
“kenapa aku harus marah?”
“lupakan saja. Tinggal 4 hari lagi aku disini. kuharap kita bisa menjadi teman yang baik”
“ne,” Heechul lalu memeluk Hangeng sebagai seoarang laki-laki.
==================

“aish,, kenapa aku selalu ditinggalkan sih. Kemana mereka berdua?” Ji Hee keluar dorm untuk mencari HyeKyu dan Heesica.
“di taman? Mungkin” Ji Hee berjalan kearah taman, di lihatnya Siwon dan HyeKyu sedang berduaan.
“ah, HyeKyu memang beruntung, dia bisa akrab sekali dengan siwon oppa. Heesica ini kemana sih” Ji Hee melanjutkan pencariannya. Matanya menangkap 2 sosok orang yang sedang berpelukan.
“jangan katakan bahwa mereka …” saat itu juga Heechul dan Hangeng melepas pelukannya, mereka terkejut dengan kehadiran Ji Hee disana.
“aish,, matilah aku” kata Heechul pelan.
“waeyo?” Tanya hangeng heran.
“kali ini dia akan benar-benar membunuhku” Hangeng bingung dengan perkataan Heechul
“yaa, kenapa dia akan membunuhmu?”
“dia menyukaimu pabo. Kenapa kau tidak menyadarinya?”
“mwo?? Song Ji Hee?? Menyukaiku?? Kau jangan bercanda”
“selamatkan aku Hangeng!!” kata Heechul.
“kenapa aku??”
“kau satu-satunya penyelamatku, jebal.”
“bagaimana caranya?” Heechul membisikkan sesuatu di telinga Hangeng. Ji hee yang melihatnya jadi semakin cemburu. dia berjalan menjauh.
===================

“apa aku akan dihukum?” Tanya hyeKyu takut.
“kenapa kau harus dihukum?”
“karena telah melakukan kebohongan besar” jawab HyeKyu polos
“hmmm,, ya, hukumanmu pasti sangat berat. Misalnya mengepel seluruh ruang di lantai 2 atau bisa saja kau di skors”
“mwo?? Separah itu??” HyeKyu tidak percaya mendengarnya.
“kau mau aku tutup mulut?” Tanya siwon
“ne” hyeKyu mengangguk pasti.
“ada kuncinya”
“mwo??” Siwon lalu mengecup bibir HyeKyu, hanya sebentar namun penuh perasaan.
“oppa, kenapa…?” Tanya hyeKyu terbata-bata
“saranghae” kata Siwon tersenyum.
====================

“ya,, Song Ji Hee” hangeng berteriak memanggil nama Ji Hee. Ji hee yang sedang berlari langsung berhenti.
“jangan mendekat” kata ji Hee saat Hangeng mulai berjalan kearahnya. Dia tidak ingin terlihat ketika sedang menangis. Sungguh memalukan.
“kau kenapa?” Tanya Hangeng
“tidak kenapa-napa” jawab Ji hee cuek. Hangeng berjalan maju.
“sudah kubilang jangan mendekat” Hangeng masih melangkah maju, malah Ji Hee yang sekarang berjalan mundur menjauh. Hangeng terus berjalan. Ji Hee masih terus berjalan namun punggungnya sudah menabrak tembok. Ia tidak bisa bergerak lagi. Hangeng masih terus berjalan mendekat.
“yaa,,, oppa jangan mendekat.” Saat itu juga hangeng sudah berdiri tepat di depan mata ji hee.
“kenapa tidak boleh?”
“aku tak mau oppa melihatku saat menangis” jawab Ji Hee jujur.
“kenapa kau menangis?”
“aku,,,,aku,,,”
“cemburu??”
“ne, aku cemburu.” jawab Ji Hee pasrah.
“kenapa kau tak bilang jika menyukaiku?”
“aku malu jika ditolak”
“siapa bilang aku akan menolak”
“mwo?”
“iya, aku nggak nolak kalau kamu suka ama aku” kata hangeng.
“jinjja???” Tanya Ji hee tak percaya.
“kau perlu bukti?”
“mmm, tentu”
*Cup*
Hangeng mencium bibir Ji hee, menggulumnya lembut. Ciuman itu bisa saja lebih panas jika tiba-tiba Heechul tidak muncul dan mengagetkan mereka.
“ya,,, sudah malam. Ji hee, ayo pulang”rengek Heesica. Heechul masih menyamar sebagai Heesica di depan Ji hee.
“annyeong jumuseyo” Hangeng mengecup dahi Ji hee lalu pergi.
“ayo” kata Ji Hee menarik tangan Heesica.
“kau sudah tidak marah?”
“aku sedang senang, senaaaang sekaliiii” kata Ji hee tersenyum.
===========================

–Hari Terakhir–
“kau sudah berkemas?” Tanya HyeKyu.
“ne, sudah semuanya. Gomawo udah mengijinkanku tinggal di dorm ini” kata Heechul memeluk HyeKyu.
“cheonmaneyo.berkat kau juga akhirnya aku dan Siwon oppa berpacaran.”
“kau akan mengantarku ke airport kan?”
“tentu saja, aku, Ji hee, siwon oppa dan hangeng oppa akan mengantarmu”
==========================

“Hangeng, maaf tidak bisa membalas cintamu” kata Heechul cekikian. Hangeng menjitak kepalanya.
“lupakan masalah itu. itu adalah kesalahan terbesar dalam hidupku.” Mereka tertawa bersama.
“kamsahamnida sudah jadi teman yang baik” kata Heechul memeluk hangeng. Heechul melepaskan pelukannya dan beralih ke Ji hee
“aku menepati janjiku, bukan?”
“ne, tapi aku ingin tahu apa alasannya” heechul diam sejenak, lalu dengan santai dia berbisik di telinya Ji Hee,
“aku adalah laki-laki” Heechul beralih ke siwon. Dilihatnya wajah Ji Hee penuh kebingungan.
“yo yo yo, Siwon ,kau harus menjaga sepupuku dengan baik”
“mwo?HyeKyu sepupumu?” Siwon menoleh kea rah HyeKyu, HyeKyu mengangguk.
“haha,sering-sering mengirim e-mail padaku ya?”
“aku tidak punya alamat e-mail mu” jawab siown
“tentu saja kau tak punya, aku memang tidak punya e-mail, hahaha” Siwon menjitak kepala Heechul.
Heechul beralih ke Hyekyu.
“sepupuku yang baik hati, kamsahamnida buat semuanya” Heechul memeluk hyeKyu erat.
“ne, sampaikan salamku untuk ahjumma dan ahjussi”
“akan kubilang bahwa setelah kau lulus kau akan langsung menikah” HyeKyu bersiap menjitak kepala heechul namun dengan sigap hyeKyu menghindar.
“ani ani ani. Hangeng dan Siwon sudah menjitakku, jangan yang ketiga kalinya” Hyekyu tersenyum, mereka semua ikut tersenyum melepas kepergian Heechul.
“semoga penerbanganmu menyenangkan!!” teriak HyeKyu.
“oppa, apa maksudnya?? Heesica itu laki-laki??” Tanya Ji Hee yang ternyata masih bingung.
“ne, dia laki-laki, nama aslinya Heechul” jelas Hangeng. Ji hee mencerna kata-kata hangeng dan baru tersadar,,
“kyyaaaa,,,, dia laki-laki??? 2 minggu aku satu dorm dengan laki-laki???” teriak JiHee setelah ia menyadari semuanya. Hyekyu, Siwon dan hangeng tertawa mendengarnya.

–the end-

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.